Top 20 Game Android MOBA Offline Terbaik

Bermain MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) secara offline menjadi solusi bagi yang ingin menikmati pertarungan strategis tanpa koneksi internet. Dari konsep klasik hingga inovatif, berikut ulasan mendalam 20 game MOBA offline terbaik untuk Android, dilengkapi detail gameplay, keunikan, hingga tips bermain!

1. Warrior MOBA Offline

a video game screen shot
Warrior MOBA Offline

Gameplay:
Game ini mengusung konsep MOBA sederhana: hancurkan tower dan base lawan dengan bantuan minion. Pemain menjelajahi map berbentuk labirin dengan tiga jalur (lane) utama. Meski minim fitur, mekanisme dasar seperti farming minion dan push tower tetap ada.
Fitur Unik:

  • Map dengan desain labirin yang memaksa pemain berpikir strategis.
  • Mode latihan melawan AI dengan tingkat kesulitan disesuaikan.
    Kelebihan:
  • Ukuran kecil (kurang dari 100 MB), cocok untuk HP low-end.
  • Kontrol sederhana: joystick virtual dan tombol skill.
    Kekurangan:
  • Grafik 2D sederhana dan animasi terbatas.
  • Tidak ada sistem item atau upgrade karakter.
    Tips: Fokus pada penghancuran tower secepat mungkin, karena bot lawan cenderung pasif.

2. Heroes Impact Battle Arena

Gameplay:
Bertema capture the flag, pemain dalam tim 3v3 harus merebut bendera musuh sambil mempertahankan bendera sendiri. Tidak ada tower atau minion—murni mengandalkan teamwork dan kecepatan.
Fitur Unik:

  • Setiap hero memiliki skill khusus (contoh: heal, dash, atau shield).
  • Mode cepat: rata-rata pertandingan hanya 5-7 menit.
    Kelebihan:
  • Cocok untuk sesi bermain singkat.
  • Bot AI cukup menantang di level kesulitan tinggi.
    Kekurangan:
  • Hanya 6 hero yang tersedia tanpa opsi unlock.
  • Tidak ada progresi karir atau sistem level.
    Tips: Pilih hero dengan skill crowd control (seperti freeze) untuk mengunci pergerakan musuh.

3. Siege of Legends

Gameplay:
Berbeda dari MOBA biasa, pemain mengontrol minion untuk menghancurkan tower lawan dalam mode tower defense. Setiap gelombang minion bisa di-upgrade dengan gold yang dikumpulkan.
Fitur Unik:

  • Terinspirasi dari League of Legends: desain map dan minion mirip LoL.
  • Skill khusus seperti meteor atau heal untuk mendukung serangan.
    Kelebihan:
  • Kombinasi unik strategi dan aksi real-time.
  • Cocok untuk penggemar tower defense yang ingin mencoba MOBA.
    Kekurangan:
  • Kurangnya variasi mode permainan.
  • Grafik 3D sederhana dengan tekstur datar.
    Tips: Upgrade minion tank terlebih dahulu untuk menahan serangan lawan.

4. Crystal Kill

Gameplay:
Game tower defense dengan mekanisme tap-to-play. Pemain mengeluarkan monster dari base untuk menyerang tower lawan. Semakin banyak monster, semakin cepat tower hancur.
Fitur Unik:

  • Multiplayer lokal: bisa dimainkan 2 orang di satu perangkat.
  • Indikator timing untuk mengoptimalkan summon monster.
    Kelebihan:
  • Kontrol intuitif: cukup tap layar.
  • Efek skill monster yang beragam (api, es, racun).
    Kekurangan:
  • Map terbatas dan kurang variasi.
  • Tidak ada sistem level atau unlockable content.
    Tips: Gunakan monster dengan area damage untuk menghabisi grup minion lawan.

5. Hero Strike Offline

Gameplay:
Menawarkan 3 mode: 3v3, 4v4, dan battle royale. Setiap hero memiliki 4 skill aktif dan pasif yang bisa di-upgrade. Terdapat juga sistem item untuk meningkatkan stat.
Fitur Unik:

  • Mode battle royale: 8 pemain bertarung di map kecil hingga tersisa 1 pemenang.
  • Skin hero dengan efek visual unik (contoh: api atau kilat).
    Kelebihan:
  • Grafik 3D smooth dengan animasi responsif.
  • Progresi karir: kumpulkan koin untuk unlock hero baru.
    Kekurangan:
  • Versi offline memiliki hero terbatas (hanya 10 dari 20 total).
  • AI dalam mode battle royale kurang agresif.
    Tips: Kombinasikan skill crowd control dan burst damage untuk combo mematikan.

6. Funny Mercenary

Gameplay:
Kustomisasi hero adalah kunci! Pemain bisa membuat karakter dari nol: pilih senjata, armor, hingga skill. Map klasik 5v5 dengan sistem jungle, minion, dan lord.
Fitur Unik:

  • Sistem kustomisasi skill: gabungkan skill serangan, heal, atau buff.
  • Lord di jungle memberikan buff kekuatan tim.
    Kelebihan:
  • Fleksibilitas dalam membangun hero sesuai gaya bermain.
  • Tersedia 4 map dengan tema berbeda (hutan, gurun, salju).
    Kekurangan:
  • Kontrol tap-to-move kurang presisi untuk manuver cepat.
  • Tidak ada mode co-op melawan AI.
    Tips: Gunakan hero dengan skill AoE (Area of Effect) untuk farming minion cepat.

7. SH Hong Juhuan

Gameplay:
MOBA 5v5 dengan sistem draf pick dan item shop. Pemain bisa memilih role (marksman, tank, mage) dan mengatur strategi berdasarkan komposisi tim.
Fitur Unik:

  • Desain map mirip Mobile Legends dengan tiga lane dan jungle.
  • Mekanisme recall untuk kembali ke base dan heal.
    Kelebihan:
  • Hero beragam (30+) dengan skill unik.
  • Animasi skill detail dan efek visual memukau.
    Kekurangan:
  • Bahasa China menyulitkan pemahaman item dan skill.
  • Ukuran file besar (1.5 GB).
    Tips: Pelajari pola bot lawan—mereka cenderung push lane tengah secara agresif.

8. Legendary Heroes

Gameplay:
Game lawas dengan mode campaign berbasis level. Setiap level menawarkan map berbeda (hutan, kota, gua) dan objective seperti bertahan atau menghancurkan base.
Fitur Unik:

  • Hero bisa di-upgrade permanen menggunakan gold.
  • Mode survival: hadapi gelombang musuh tanpa henti.
    Kelebihan:
  • Cocok untuk pemain yang suka progresi bertahap.
  • Grafik kartun colorful dengan desain hero unik.
    Kekurangan:
  • AI tim seringkali tidak membantu (misal: tank tidak melindungi marksman).
  • Tidak ada mode PvP.
    Tips: Investasikan gold pada hero ranged untuk memenangkan pertarungan jarak jauh.

9. League of Pixel

Gameplay:
MOBA 2D dengan konsep pixel art. Pemain bertarung 1v1 di map kecil, mengumpulkan gold untuk upgrade stat seperti attack speed atau critical damage.
Fitur Unik:

  • Karakter terinspirasi champion League of Legends (misal: Yasuo pixel).
  • Power-up mid-game: sembuhkan HP atau tingkatkan damage.
    Kelebihan:
  • Ringan (hanya 80 MB) dan ramah HP kentang.
  • Cocok untuk latihan last-hit minion.
    Kekurangan:
  • Hanya 4 hero yang tersedia.
  • Tidak ada sistem level atau unlockable.
    Tips: Prioritaskan upgrade attack damage untuk menghabisi lawan cepat.

10. Naruto Senki

Gameplay:
Menggunakan karakter Naruto, Sasuke, dan lainnya dalam pertarungan 5v5. Setiap karakter memiliki 3 skill spesial (seperti Rasengan atau Chidori) dan ultimate.
Fitur Unik:

  • Mode story: ikuti alur cerita Naruto melawan Akatsuki.
  • Item ninja seperti shuriken atau bom asap.
    Kelebihan:
  • Nostalgia bagi penggemar anime Naruto.
  • Kombinasi skill yang mirip dengan serial aslinya.
    Kekurangan:
  • AI lawan terlalu mudah dikalahkan.
  • Grafik 2D terlihat kaku.
    Tips: Manfaatkan skill dash untuk menghindari serangan ultimate lawan.

11. MOBA Mugen

Gameplay:
Modifikasi dari Naruto Senki dengan tampilan UI dan map mirip Mobile Legends. Pemain bisa memilih hero ML seperti Miya atau Alucard dalam mode 5v5.
Fitur Unik:

  • Update rutin dari developer: hero dan skin baru tiap bulan.
  • Mode custom: atur jumlah bot dan kesulitan.
    Kelebihan:
  • Alternatif bagi yang tidak bisa main ML karena spesifikasi HP.
  • Ukuran file hanya 300 MB.
    Kekurangan:
  • Terkadang crash di HP dengan RAM di bawah 2GB.
  • Tidak ada sistem report atau anti-cheat.
    Tips: Gunakan hero marksman untuk push tower dari jarak aman.

12. Flame X Blaze

Gameplay:
MOBA 3v3 dengan fokus farming monster di jungle. Semakin banyak monster yang dikalahkan, semakin kuat tim. Di akhir match, monster dari kedua base akan bertarung.
Fitur Unik:

  • Mekanisme monster duel sebagai penentu kemenangan.
  • Skill ultimate yang mengubah jalannya pertarungan.
    Kelebihan:
  • Grafis anime futuristik dengan efek skill detail.
  • Durasi pertandingan singkat (7-10 menit).
    Kekurangan:
  • Bahasa Jepang menyulitkan pemahaman item.
  • Tidak ada sistem progresi karir.
    Tips: Farming monster di early game untuk menang di final duel.

13. Awakening of Heroes (Demo)

Gameplay:
Versi demo MOBA 5v5 dengan tema urban. Pemain bertarung di map jalanan kota dengan objective menghancurkan tower.
Fitur Unik:

  • Hero dengan desain kartun modern (contoh: hacker atau polisi).
  • Skill ultimate cinematic dengan cutscene pendek.
    Kelebihan:
  • Potensi besar untuk dikembangkan jadi game premium.
  • Bot AI cukup pintar dalam ganking.
    Kekurangan:
  • Bug sering terjadi, seperti hero terjebak di dinding.
  • Hanya 5 hero yang tersedia.
    Tips: Manfaatkan hero support untuk heal tim selama teamfight.

14. Ultraman MOBA

Gameplay:
Menggunakan karakter Ultraman dalam pertarungan 5v5. Setiap Ultraman memiliki skill khusus (sinar laser, teleportasi) dan ultimate yang merujuk pada serial TV.
Fitur Unik:

  • Map dengan tiga lane dan area jungle berisi monster kaiju.
  • Battle spell seperti teleport atau speed boost.
    Kelebihan:
  • Fanservice untuk penggemar Ultraman.
  • Efek skill cinematic yang epik.
    Kekurangan:
  • Bahasa China menyulitkan pemahaman item.
  • Gerakan hero terasa lambat.
    Tips: Gunakan Ultraman Taro untuk damage tinggi di early game.

15. Steam World

Gameplay:
Prototipe MOBA dengan tema steampunk. Pemain bertarung di map besar dengan jalur kereta api sebagai jalur utama. Terdapat area jungle dengan monster mekanik.
Fitur Unik:

  • Desain hero robot dengan skill berbasis uap (steam).
  • Interaksi lingkungan: kereta api bisa melukai hero yang berdiri di rel.
    Kelebihan:
  • Konsep unik yang jarang ditemukan di MOBA lain.
  • Grafis 3D detail dengan tekstur metalik.
    Kekurangan:
  • Masih dalam pengembangan: fitur belum lengkap.
  • Tidak ada sistem matchmaking.
    Tips: Hindari area rel saat mendengar suara kereta.

16. MOBA Fight for Freedom

Gameplay:
Modifikasi game online menjadi offline dengan mode 5v5, 3v3, dan 1v1. Setiap hero memiliki 4 skill dan ultimate yang bisa dikombinasikan.
Fitur Unik:

  • Item build yang sangat beragam (lebih dari 50 item).
  • Skin hero dengan perubahan animasi skill.
    Kelebihan:
  • Cocok untuk latihan strategi build item.
  • Bisa dimainkan di HP dengan RAM 1GB.
    Kekurangan:
  • Beberapa menu tidak berfungsi (seperti shop atau event).
  • AI seringkali tidak menggunakan ultimate.
    Tips: Pelajari item penetration untuk melawan tank musuh.

17. Light vs Shadow

Gameplay:
MOBA dengan visual anime colorful dan bot AI agresif. Power hero bergantung pada level, bukan item. Setiap kenaikan level membuka skill baru.
Fitur Unik:

  • Sistem elemen: api > es > angin > api.
  • Ultimate skill yang mengubah arena (contoh: hujan meteor).
    Kelebihan:
  • Grafis memukau dengan efek cahaya dinamis.
  • Bot lawan menyerang secara terkoordinasi.
    Kekurangan:
  • Tidak ada sistem item atau equipment.
  • Durasi pertandingan lama (15+ menit).
    Tips: Pilih hero dengan elemen yang menguntungkan melawan lawan.

18. Pokémon Unite

Gameplay:
Berbeda dari MOBA biasa, tujuan utama adalah mengumpulkan poin (aeos energy) dengan mengalahkan wild Pokémon, lalu mencetaknya di zona musuh.
Fitur Unik:

  • Evolusi Pokémon: level up untuk berubah bentuk (contoh: Charmander → Charizard).
  • Map dengan area lapras (sungai) untuk shortcut.
    Kelebihan:
  • Karakter Pokémon iconic dengan skill set unik.
  • Cocok untuk pemain casual dan anak-anak.
    Kekurangan:
  • Mode offline hanya bisa diakses setelah download 1.2GB data.
  • Tidak ada voice chat untuk koordinasi tim.
    Tips: Fokus pada objective utama (zapdos) di menit akhir.

19. Hunter of Kings

Gameplay:
MOBA premium dari Tencent dengan grafis cinematic. Mode offline memungkinkan pemain melawan AI berdasarkan rank (bronze hingga mythic).
Fitur Unik:

  • Hero dengan desain mitologi Cina (contoh: Sun Wukong).
  • Sistem talent: pilih buff sesuai role (tank, damage, support).
    Kelebihan:
  • Kualitas grafis setara PC game.
  • Voice acting hero dalam bahasa Cina.
    Kekurangan:
  • Ukuran file sangat besar (3.5 GB).
  • Tidak ada update konten untuk mode offline.
    Tips: Gunakan hero assassin untuk membunuh carry musuh.

20. Mobile Legends

Gameplay:
Raja MOBA Android ini menyediakan mode offline dengan AI yang bisa diatur kesulitannya (easy hingga hard). Pemain bisa mencoba semua hero dan skin secara gratis.
Fitur Unik:

  • Mode custom: atur jumlah bot dan pilih map (contoh: mayhem mode).
  • Tutorial interaktif untuk pemula.
    Kelebihan:
  • Mekanisme gameplay paling polished di antara MOBA offline.
  • Update rutin dari developer.
    Kekurangan:
  • Membutuhkan 2GB ruang penyimpanan untuk data lengkap.
  • Tidak ada progresi karir (exp atau BP) di mode offline.
    Tips: Latih hero di mode “vs AI” sebelum main online.

Kesimpulan

Dari MOBA retro hingga modern, 20 game di atas menawarkan pengalaman berbeda-beda. Untuk HP low-end, pilih Warrior MOBA atau League of Pixel. Jika ingin grafis memukau, Hunter of Kings atau Mobile Legends layak dicoba. Sementara penggemar anime bisa eksplor Naruto Senki atau Light vs Shadow. Selamat menjelajahi arena pertempuran offline!